Pengertian
Potensi Diri
Potensi adalah
kemampuan-kemampuan dan kualitas-kualitas yang dimiliki seseorang namun belum
dipergunakan secara maksimal”. Potensi diri dapat
berupa keahlian, kepandaian,
serta kekuatan seseorang baik itu yang terlihat atau yang tidak terlihat dan
belum digunakan secara maksimal. Setiap orang pasti memiliki kemampuan potensi
diri dalam dirinya baik yang nampak ataupun yang masih tersembunyi di dalam
diri. Dengan Anda mengetahui kemampuan potensi dalam diri Anda sendiri, akan
memberikan banyak manfaat dalam kehidupan. Potensi
diri merupakan kemampuan dasar yang
dimiliki manusia yang masih terpendam didalam diri dan menunggu diwujudkan atau
diaktualisasikan untuk menjadi manfaat nyata dalam kehidupan. Oleh karena itu, kemampuan-kemampuan yang dimiliki itu harus terus menerus digali, dilatih dan dikembangkan agar diri Anda dapat berkembang secara optimal.
Macam-Macam Potensi Diri Manusia
Secara umum potensi diri dibedakan menjadi 5 macam, yaitu:
1. Potensi fisik, merupakan potensi fisik manusia yang dapat diberdayakan sesuai fungsinya untuk berbagai kepentingan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup
2. Potensi Mental Intelektual, merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak manusia terutama otak kiri, yang berfungsi untuk merencanakan sesuatu, menghitung dan menganalisis.
3. Potensi Sosial Emosional, merupakan potensi kecerdasan yang ada pada otak terutama otak sebelah kanan, yang berfungsi untuk mengendalikan amarah, bertanggung jawab, motivasi dan kesadaran diri.
4. Potensi Mental Spiritual, merupakan potensi kecerdasan yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan jiwa sadar atau kearifan diluar ego, kecerdasan ini berhubungan dengan keimanan dan akhlak mulia.
5. Potensi Daya Juang, merupakan potensi kecerdasan manusia yang bertumpu pada bagian dalam diri manusia yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan dan daya juang, melalui potensi ini seseorang mampu mengubah rintangan dan tantangan menjadi peluang.
Mengetahui Potensi Diri
1. Bidang apa saja yang kita senangi.
Sesuatu yang penuh gairah dan semangat kita lakukan. Tanpa harus diminta atau disuruh. Anda akan melakukannya secara sukarela tanpa dibayar, bahkan anda mau mengeluarkan uang untuk apa yang anda lakukan. Inilah yang disebut dengan hobi. Seseorang yang punya hobi tertentu akan melakukannya dengan sepenuh hati. "Do What You Love, Love What You Do"
2. Bertanya kepada orang terdekat.
Orang yang paling tahu diri anda adalah orang terdekat. Bisa orang tua, kakak-adik, saudara, keluarga, atau teman. Merekalah yang tahu tentang diri anda dari kecil sampai dewasa. Jadi mereka tahu apa potensi diri anda. Terkadang kita tidak menyadari potensi yang kita miliki, perlu orang lain untuk membantu menyadarkan.
3. Mencoba hal-hal baru.
Begitu banyak yang bisa kita lakukan di dunia ini. Wawasan, pergaulan dan keberanian yang terbataslah yang menghambat kita untuk melakukannya. Kita bisa mencoba hal-hal baru yang belum pernah kita lakukan. Tentu saja yang kita lakukan tidak boleh melanggar hukum yah. Dengan mencoba banyak hal, mungkin kita akan menemukan potensi diri yang selama ini tersembunyi.
4. Banyak membaca, melihat dan merasakan.
Mengembangkan Potensi Diri
Setelah benar-benar memahami apa sebenarnya potensi diri yang anda miliki, maka langkah selanjutnya yang harus diketahui adalah bagaimana cara mengembangkan potensi diri anda sendiri. Anda adalah Arsitek sekaligus pelaksana dalam pengembangan diri Anda. Bagaimana apakah Anda telah siap? Berikut ini adalah langkah langkah yang perlu di tekankan dalam melakukan pengembangan potensi diri:
- Menentukan sasaran yang jelas.
- Tentukan cara menilai keberhasilan.
- Harus memiliki komitmen.
- Mensyukuri kemajuan walaupun hanya sedikit.
- Jangan menganggap remeh orang lain. Berani mengambil resiko, karena setiap kemajuan pastinya mengandung resiko.
- Perkembangan diatur oleh diri sendiri.
- Memanfaatkan setiap kesempatan yang ada.
- Terbuka untuk belajar dari siapa saja dalam konteks pengambangan potensi diri.
- Belajar dari kesalahan dan selalu bersikap realistis.
- Jangan hanya berbicara, tetapi kerjakan apa yang anda ucapkan.
- Menerima saran, kritik dan masukan yang bersifat membangun dari orang lain.
- Yakinlah bahwa kita pasti bisa

No comments:
Post a Comment