Wednesday, September 16, 2020

BELAJAR ASYIK DI RUMAH

 

BELAJAR ASYIK DI RUMAH

Hai sobat sehat, mewabahnya Virus Corona yang telah menyerang banyak negara salah satunya Indonesia ini memang memiliki dampak sosial yang sangat luar biasa. Salah satu dampak yang sangat terasa di kalangan masyarakat yakni dengan terbatasnya aktifitas sehari-hari, dimana Pemerintah telah menetapkan himbuan kepada masyarakat luas untuk menjalankan aktifitas di rumah saja sampai batas waktu yang akan ditentukan kemudian. Aktifitas yang dimaksudkan termasuk pada proses pembelajaran siswa sekolah dari tingkat kanak-kanak hingga menengah atas, bahkan sekelas perguruan tingggi proses perkuliahan juga dilakukan dirumah melalui daring atau dalam jaringan atau kata lainnya online.

           Hingga saat ini, korban yang terkonfirmasi positif Covid 19 masih terus bertambah, artinya pandemi belum berakhir. Begitu juga dengan himbauan pemerintah, masih terus mengalami perubahan pada perpanjangan waktu untuk tetap belajar dirumah.

          Sebagian siswa, begitu juga orang tua telah banyak sekali mengeluh jenuh dan bosan dengan aktifitas yang dinilai terbatas tersebut. Tak sedikit juga siswa mulai merasakan penurunan semangat belajar hingga stress.

          Rasa malas yang dirasakan siswa dapat muncul karena disebabkan beberapa faktor, diantaranya adalah :

1. Aktifitas yang monoton

Belajar di rumah saja memang akan terasa menjenuhkan. Jika biasanya mereka belajar di sekolah denga beragam kegiatan, maka selama belajar di rumah ini, setiap siswa atau anak hanya akan melakukan rutinitas yang sama setiap harinya. Akibatnya, semakin hari si anak akan mulai mengalami penurunan semangat belajar.

Terkadang, rasa malas muncul ketika Anda merasa tidak melakukan sesuatu yang Anda sukai.

2Kesepian

Saat sebelum pandemi, ketika mereka belajar di sekolah, si anak akan bertemu dengan teman-temannya. Siswa akan merasa senang karena dengan bertemu dengan teman-teman sekolahnya, mereka dapat melakukan kegiatan Bersama-sama, mulai dari mengerjakan tugas, bertukar cerita, pergi bermain dan lain sebagainya.

Namun, selama pandemi, si anak harus melakukan berbagai aktifitasnya dirumah. Belum lagi adanya pembatasan diri untuk menghindari kerumunan atau berjaga jarak (physical distancing) pastinya menambah kejenuhan bagi setiap anak. Si anak akan merasa tidak memiliki teman belajar, sehingga lama kelamaan akan muncul rasa malas untuk belajar kembali.

 

3. Meyakini Bahwa Semua Hal Bisa Ditunda

Begitu pula saat kita menunda pekerjaan, ada harga yang harus kita bayar lebih mahal. Kita pun tahu bahwa waktu dalam sehari terbatas. Dalam 24 jam, kita mungkin memiliki 5-6 jam untuk menyelesaikan tugas penting dan sisanya kita bebas melakukan apa saja.

Nah, disebabkan lebih banyaknya waktu luang untuk bersantai, kita jadi berpikir bahwa tugas saat ini bisa digantikan dengan waktu luang nantinya.

Namun sering kali rencana kita mengerjakan tugas di waktu luang pun mendapatkan halangan. Dan akhirnya tugas tersebut ditunda lagi untuk keesokan harinya.

Penundaan seperti ini membuat segalanya menjadi lebih sulit. Maka jika kita memiliki waktu untu k mengerjakannya sekarang, kerjakan saja!

4. Kurangnya Rasa Tanggung Jawab

urangnya rasa tanggung jawab cenderung membuat seseorang menjadi tidak disiplin. Namun ada hal yang paling umum sebagai penyebab seseorang menjadi kurang bertanggung jawab.

Pertama, karena sesuatu yang akan di kerjakan terlalu berat. Kedua, karena seseorang merasa sudah cukup pintar, cukup hebat atau cukup kaya

3. Minimnya Fasilitas Belajar Dirumah

Pemerintah memberikan arahan proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung dengan cara daring atau online. Para guru akan memberikan tugas atau materi melalui sebuah aplikasi yang dapat diakses oleh siswa. Artinya, antara siswa dan guru harus memiliki fasilitas yang diperlukan seperti Wi-Fi ataupun Kuota Internet yang tersambung di smartphone.

Namun perlu diketahui Bersama, tidak semua siswa yang memiliki fasilitas tersebut. Minimnya ekonomi keluarga juga menjadi faktor dari minimnya fasilitas yang menunjang proses belajar di rumah. Bahkan tak sedikit, keluarga siswa yang harus kehilangan penghasilan yang diakibatkan adanya pandemic Covid 19 ini, sehingga mereka juga harus sangat jeli dalam mengatur pengeluaran keuangan. Hal-hal seperti inilah yang akhirnya juga berdampak pada semangat belajar siswa, ketika si anak merasa fasilitas belajar kurang mencukupi maka ia akan merasakan menemukan kendala dan malas untuk melanjutkan proses belajarnya.

          Jika siswa telah mengalami penurunan semangat belajar bahkan hingga stress, maka akan sangat tidak baik bagi kesehatan si anak. Maka sedari sekarang, si anak harus diajari untuk menjaga pola belajar dirumah yang sehat, agar tetap semangat unttuk belajar, menghindari kejenuhan dan menimalisir terjadinya stress.

 

Berikut beberapa tips tentang belajar dirumah yang sehat selama Pandemi Covid 19, yaitu :

1. Tanamkan Motivasi Yang Kuat

Belajar dari rumah memang terkesan menjadi beban bagi sebagian anak, baik karena alasan jenuh, lebih enak belajar di sekolah atau lain sebagainya, namun proses belajar dari rumah masih harus dilalui selama pandemi ini masih belum dinyatakan berakhir.

Agar semangat belajar tetap terus ada, maka setiap anak harus memiliki motivasi yang kuat, tidak menjadikan aktifitas tersebut menjadi beban. Siswa dapat diajarkan untuk menamkan fikiran positif “jika ingin kembali belajar di sekolah, maka saat ini harus bersabar untuk belajar dirumah, tetap semangat, agar rantai penyebaran virus corona dapat terputus dan wabah corona segera hilang” atau mungkin dengan motivasi positif lainnya.

2. Mengkondisikan Tempat Belajar yang Aman dan Nyaman

Jika motivasi dalam diri telah kuat, maka si anak harus dapat menjaga mood belajar tetap membaik. Caranya dengan mengkondisikan tempat atau suasana belajar yang aman dan nyaman. Suasana yang nyaman dalam belajar setiap anak bisa saja berbeda, ada sebagian anak yang dapat belajar harus ditempat yang sunyi dan sepi, namun tak sedikit pula beberapa siswa yang suka belajar dengan adanya iringan music yang lembut. Semua itu dapat diatur sesuai kebiasaan belajar si anak.

Suasana yang nyaman juga mencakup tentang kerapihan dan kebersihan tempat belajar. Usahakan meja belajar dan lingkungan sekitar selalu bersih, buku-buku dan alat tulis tertata rapi. Karena itu akan sangat menambah semangat belajar dan menjaga kestabilan mood belajar, apabila meja belajar selalu berantakan dan ketika ditengah proses belajar sedang membutuhkan sesuatu yang ternyata tidak mudah ditemukan maka sangat mempengaruhi prose belajar selanjtunya, akhirnya bisa menghancurkan mood. Apabila mood belajar telah rusak, maka si anak akan malas unuk melanjutkan belajar.

3. Membuat Jadwal Belajar Harian

Jika si anak merasa jenuh dengan aktifitas yang monoton selama belajar di rumah, maka si anak dapat disarankan untuk membuat jadwal belajar harian. Kegiatan yang dijadwalkan bisa menyesuaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru atau sesuai dengan kemampuan siswa.

Dalam membuat jadwal atau schedule, harus tetap memperhatikan durasi belajar agar tidak menimbulkan keletihan. Lama waktu belajar boleh disamakan dengan jam sekolah seperti biasanya, misalnya dimulai dari jam 08.00 sampai dengan jam 13.00. Dari keseluruhan waktu tersebut, masih harus dibagi lagi dengan berbagai kegiatan, termasuk juga menyelipkan waktu istirahat.

Contoh Jadwal Belajar

08.00 – 09.00 : Matematika

09.00 – 10.00 : Bahasa Indonesia

10.00 – 10.30 : Istirahat

10.30 – 11.30 : Seni

11.30 – 12.30 : Agama

Dan seterusnya

Dengan adanya jadwal seperti ini, selain siswa dapat belajar secara fokus, siswa juga memiliki kegiatan beragam dalam satu hari dan pastinya berinovasi setiap harinya. Sehingga siswa tidak akan menemukan aktifitas yang menjenuhkan atau monoton.

4Jangan Malu Bertanya

Selama melakukan proses belajar, tidak menuntut kemungkinan siswa akan mendapati kesulitas tentang tugas atau materi yang sedang dikerjakan. Jika di sekolah siswa akan melakukan tukar fikiran kepada rekannya atau bertanya pad gurunya, maka selama dirumah siswa juga diharapkan tetap aktif berkomunikasi dengan guru dan rekan sekolah melalui alat komunikasi. Atau siswa jika dapat meminta bantuan kepada keluarga yang dirasa mampu untuk membantunya. Sehingga, proses belajar si anak dirumah dapat tetap berjalan dengan baik.

Kesulitan yang dialami si anak dalam menyelesaikan tugas atau memahami sebuah materi seringkali juga memicu rusaknya mood belajar. Ketika mereka menemukan kendala yang terselesaikan, seringkali membuat si anak menyerah dan malas untuk kembali belajar. Bahkan tak sedikit pula yang merasa stress akibat tugas yang susah dikerjakan. Hal ini akan sangat berdampak pada kesehatan mental siswa.

Untuk itu, siswa diharapkan tidak malu untuk bertanya kepada orang yang dianggapnya mampu memecahkan kesulitan yang dihadapi. Atau siswa juga dapat berinovasi mencari media-media yang dapat digunakan untuknya belajar, misalnya mencari referensi-referensi tugas di internet dan lain sebagainya.

5Tetap Menjaga Kesehatan Selama Belajar

Runtutan tugas yang semakin hari semakin banyak, terkadang membuat si anak harus belajar lebih ekstra dengan melebihi waktu atau jadwal yang telah dibuat. Demi mengejar dateline terkadang siswa juga mengabaikan waktu istirahat selama belajar.

Padahal siswa juga harus tetap menjaga kesehatan selama belajar dirumah, dengan cara mengatur pola duduk yang benar saat menulis atau membaca, sering melakukan senam peragangan sederhana disela-sela belajar agar tidak mengalami kram pada bagian anggota tubuh.

Selain itu, rutin minum air putih agar tidak dehidrasi juga penting dilakukan. Si anak juga diperbolehkan untuk mengkonsumsi jajanan ringan atau camilan selama belajar. Hal ini sangat membantu dalam menjaga konsentrasi si anak.

Sobat sehat, semua ini memang harus kita hadapi. Semua demi kebaikan dan kesehatan bersama. Pemerintah telah berupaya untuk membuat kebijakan dalam memutus rantai penyebaran virus corona di Indonesia, maka sebagai masyarakat yang patuh kita harus saling bergotong royong melawan virus corona dengan cara mendukung dan mengikuti anjuran. Tetap jaga kesehatan dan di rumah saja. (Humas)

 

 

 

 

·         Ada tips yang bisa kamu lakukan untuk melawan hal tersebut. Tips ini juga bisa dipakai untuk tugas-tugasmu lainnya juga yang dikerjakan secara “online”.

 

1.      Kondisikan Seperti di Sekolah atau Kampus

 Kondisikan suasana belajar seperti disekolah atau kampus. Tegas terhadap diri sendiri. Untuk belajar, kamu bisa pilih waktu yang tepat serta tempat yang nyaman. Sehingga kamu bisa mengerjakan dengan baik. Usahakan kamu tetap bagun pagi dan mandi pagi. Karena jika tidak mandi akan berpengaruh pada mood kamu untuk belajar.

2.      Jaga Manajemen Waktu

 Atur waktu belajar dengan teratur. Kerjakan dengan fokus tugas yang dibebankan guru atau dosen.

 Bagi orang-orang yang belum terbiasa belajar mandiri, biasanya akan mengerjakan tugas-tugas sekolah atau kuliah di menit-menit terakhir tenggat waktu yang ditetapkan. Oleh sebab itu, membiasakan diri untuk belajar dan mengerjakan tugas di awal waktu adalah keterampilan yang mesti ditanamkan kepada siswa yang melakukan remote learning.

3.      Belajar dengan Serius

 Kesalahan yang sering dilakukan siswa, sebagaimana dilansir dari Psychology Today adalah tidak fokus ketika melakukan remote learning. 

Selama melakukan pembelajaran di rumah, terdapat banyak sekali ‘gangguan’ yang mengganggu proses pembelajaran. Godaan untuk menonton video, mengakses media sosial, hingga membaca-baca konten berita. 

 Oleh sebab itu, penting bagi siswa untuk berusaha fokus dan konsisten selama waktu belajar yang ditetapkan. Hindari segala macam gangguan. Jika memungkinkan, sediakan ruang khusus untuk belajar dan menjauhkan diri dari gangguan anggota keluarga yang lain.

 

4.      Diskusi

 Belajar di rumah itu perlu diskusi agar mendapatkan apa yang dicari. Diskusi bersama teman-teman secara online. Baik dari chat hingga video call. Selain itu berdiskusi juga dapat menghilangkan rasa bosan.

 

 

Berikut tips-tips lain membuat suasana belajar dari rumah tetap menyenangkan

1.    Sediakan tempat yang nyaman untuk belajar

Lihat Foto Banyak orang jadi kreatif menyulap ruangan di rumah jadi meja kerja selama kebijakan work from home.(CNN) Banyak dari kita memilih belajar sambil rebahan di kasur. Rebahan di kasur memang nyaman, tetapi nyaman untuk beristirahat. Belajar sambil rebahan di kasur bisa membuat badan pegal dan konsentrasimu buyar. Kamu juga bisa malah tertidur saat belajar sambil rebahan. Pilihlah tempat duduk untuk belajar. Usahakan tempat duduk memiliki sandaran dan busa yang nyaman untuk duduk. Selain itu, sediakan meja yang posisinya tak terlalu rendah dan tinggi dari posisi dudukmu.

2.  Sediakan alat-alat yang digunakan untuk belajar

Jika kamu terbiasa meminjam alat-alat untuk belajar kepada teman, saat ini siapkanlah sendiri alat-alat tersebut. Alat-alat yang mendukung belajar bisa membuatmu mudah untuk belajar. Jangan sampai alat-alat untuk belajar ini tak kamu perhatikan sehingga bisa mengganggumu saat belajar.

3.    Pastikan koneksi internet baik

Untuk menyiapkan segala materi pembelajaranmu, hal lain yang mesti diperhatikan saat belajar dari rumah adalah koneksi internet. Koneksi internet yang baik akan memudahkanmu untuk tetap terhubung dengan guru maupun dosen saat belajar dari rumah. Kamu tak harus memasang jaringan internet di rumahmu. Kamu bisa menggunakan jaringan internet lewat handphonemu. Pastikan juga provider teleponmu menjangkau daerah tempat tinggalmu.

4.    Sediakan camilan

 Kegiatan belajar tentunya akan membuat tenaga terkuras. Meskipun secara fisik tak banyak bergerak, tetapi belajar menguras tenaga karena berpikir. Supaya tetap semangat dan tak lelah saat belajar, sediakanlah camilan secukupnya. Siapkan camilan seperti kacang-kacangan, buah-buahan, dan camilan berkalori tinggi lainnya.

5.    Jauhkan benda yang membuatmu kurang fokus

Belajar di rumah pasti tak akan luput dari gangguan-gangguan yang membuatmu kurang fokus. Gangguan bisa datang dari televisi, mainan, maupun smartphone. Rumah memang sejatinya adalah tempat untuk tenang dan beristirahat sehingga bisa mengganggumu untuk fokus belajar. Saat ini, kurangilah akses ke kegiatan-kegiatan yang bisa mengganggumu belajar di rumah.

6.    Pastikan ruanganmu punya pencahayaan maksimal

Supaya mata dan kepalamu tak pusing, perhatikan pencahayaan di tempatmu belajar. Jangan sampai ruanganmu minim pencahayaan karena bisa membuat matamu rusak dan kepalamu pusing. Selain itu, belajar di tempat yang redup atau cenderung gelap akan membuatmu malas. Matamu akan bekerja keras untuk melihat sehingga lama kelamaan akan membuat mata cepat letih dan mengantuk lebih cepat.

 

BAHAGIA ITU SEDERHANA

 

BAHAGIA ITU SEDERHANA

 

Kebahagiaan atau kegembiraan adalah suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kecukupan hingga kesenangan, cinta, kepuasan, kenikmatan, atau kegembiraan. Sumber Kebahagiaan itu letaknya bukan di luar tapi ada pada diri kita sendiri (misalnya kita bebas dari tugas deadline, bebas dari masa lalu (bisa moveon) bisa apaun yg kita mau atau pergi kemanapun yg kita tuju)

 Dalam sebuah proses menuju sesuatu yang kita tuju. Bahkan seakan-akan sudah mulai kita buat hukum sendiri, “semakin susah tantangannya, semakin membahagiakan hasilnya”,

 Lantas, apa sih ukuran seseorang berbahagia? (misalnya)Check this out!

1. Bahagia itu Berbagi Cerita Bersama Teman

Mempunyai teman yang mendukung dan akrab dengan kamu bisa jadi anugrah paling indah yang ada di hidupmu. Kamu bisa menangis, tertawa, bercanda, dan riang bersama. Momen-momen bersama mereka sering kali kamu abadikan dalam foto dan video.

Kamu bisa dekat dengan seseorang yang mengerti kamu dan memahami serta menerima kamu apa adanya. Rasanya, tak ada kebahagiaan lain yang bisa diungkapkan jika sudah bersama kawan-kawan. Travelling jadi hal yang mengasyikan dan membahagiakan ketika dilakukan dengan mereka.

2. Bahagia itu Berkumpul Bersama Keluarga

Tak ada harta yang lebih berharga selain keluarga, Untuk itulah, waktu-waktu bersama keluarga jadi hal paling bahagia untuk kamu buat dalam hidup. Keluarga jadi semangat untuk kamu bertahan dalam masalah silih berganti. 

Untuk itu, buatlah hidupmu semakin berbahagia dengan membuat keluargamu semakin bahagia. Tawa canda mereka tentu tawa candamu juga. Jadi, jangan biarkan waktu bahagia bersama keluarga lewat begitu saja tanpa kamu menyadari bahwa merekalah yang sudah mendukungmu apa adanya. 

3. Bahagia Itu Berkarya

Banyak orang mendapatkan kebahagian ketika berhasil menghasilkan sebuah karya yang bisa dinikmati oleh orang lain, mungkin salah satunya kamu. Apalagi, ketika karya itu dipuji dan diapresiasi sebagai sebuah karya yang bagus. Wah, perasaannya luar biasa bahagia!

Untuk itu, kamu juga harus mendorong dirimu untuk membuat karya dan diingat orang sebagai salah satu pembuat karya terbaik. Apapun dan dimanapun bidangmu, kamu bisa mendapat bahagia dengan membuahkan karya yang bisa dinikmati oleh orang lain. 

4. Bahagia itu Dicintai dan Dihargai

Siapa yang tak suka dicintai dan dihargai? Semua orang, termasuk kamu, akan berbahagia ketika merasa dicintai dan dihargai kehadirannya di suatu tempat atau komunitas. Perasaan itu bisa jadi 2x lipat ketika kamu bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk orang-orang di sekitar kamu. 

 

Kamu harus berjuang sehingga orang lain akan dengan sepenuh hati mencintai dan menghargai kehadiranmu di sana.

5. Bahagia itu Belajar Dari Kesalahan

Sebagai seorang manusia, semua orang tak pernah luput dari kesalahan. Hal itu sudah menjadi suatu hal yang biasa. Namun, hal yang luar biasa jika kamu bisa belajar dari kesalahan itu dan memberikan efek positif dari hidupmu ke depannya.

Hidupmu tentu akan lebih berbagia ketika kamu bisa melakukan hal yang lebih baik lagi yang berawal dari kesalahan. Yang lebih membahagiakan adalah ketika hasil pembelajaran kamu itu mendapat pujian dari banyak orang. Pasti seneng banget deh!

6. Bahagia itu Memberi

Jika kamu mencari arti dan definisi dari bahagia, mulailah dengan sering memberi. Kamu pasti akan merasakan sebuah perasaan dimana bangga dan senang bahwa kamu bisa berguna bagi orang lain, terutama mereka yang hidup dalam kekurangan. 

Kamu tak perlu punya banyak uang atau harta dulu untuk memberi. Hal-hal kecil seperti berbagi makanan atau berbagi ilmu juga baik untuk kamu lakukan. Kebahagiaanmu tentu akan berlipat ganda ketika kamu melihat ilmu yang kamu berikan membantu orang lain untuk merubah hidupnya. 

7. Bahagia itu Menjadi Diri Sendiri

Definisi lain dari bahagia adalah menjadi diri sendiri dan bebas menjadi apa yang kamu mau. Kamu merasa bahwa semua yang kamu lakukan itu baik untuk mencapat life goals kamu. Kamu tidak merasa bahwa untuk disenangi orang lain, kamu perlu merubah bagaimana adanya dirimu. 

Kamu bebas mengatur hidupmu dengan arah dan tujuan hidupmu tanpa ada orang lain yang mencoba mencampuri dan mempengaruhi dirimu. Eitsss... jangan lupa. Kebebasanmu juga tetap dalam lingkaran aturan dan norma yang berlaku.  

8. Bahagia itu tubuh kita Sehat 

kebahagiaan hakiki didapat ketika kamu merasa sehat walafiat dalam menjalani hidup. Kamu bebas melompat, berlari, berjalan, atau melakukan hal yang kamu senangi. Kamu menikmati semuanya dengan kesehatan kamu. 

 

Jika tubuh kamu terjaga kesehatannya, kamupun bebas melakukan apapun, termasuk melakukan hal yang berat seperti hiking ataupun diving. Dengan tubuh yang sehat, kamu bisa menikmati segala yang orang mungkin tak bisa lakukan. 

 

 

 

 Cara Mendapatkan/memaknai kebahagian

Kebahagiaan menjadi suatu esensi yang diinginkan untuk hadir dalam hidup. Menjadi bahagia, itulah yang umumnya dirapalkan orang-orang sebagai harapan sekaligus doa. Tapi setidaknya, lewat 5 cara berikut kamu dapat memaknai kembali definisi bahagia.

1. Berhenti menggantungkan bahagia di tangan orang lain

Menggantungkan kebahagiaan pada orang lain, itu berarti kamu harus siap merasa jatuh setiap kali orang tersebut berbuat hal di luar perkiraanmu. Bukan bahagia yang sesungguhnya, justru yang kamu rasa adalah kebahagiaan semu yang bisa dengan cepat hilang. Bahkan bisa menyiksamu perlahan., Singkatnya, kamu belum sepenuhnya meniti hari dengan bahagia jika masih sering menggantungkan bahagia di tangan orang lain. 

2. Jalani hidup dengan bebas tanpa merasa dikendalikan oleh ekspektasi orang

Meski dari luar terlihat baik-baik saja, menjalani hidup di bawah kendali orang lain adalah cara lain untuk menyakiti diri sendiri. Kamu akan selalu merasa wajib memenuhi espektasi orang tersebut. Hingga pada titik kamu merasa tidak bebas dalam menjalani hidup. Padahal sejatinya, kamu layak menjajaki kehidupan yang kamu impikan tanpa perlu merasa bersalah atas pilihan dan keputusanmu sendiri.

3. Menjadi bahagia tak mesti harus setiap hari dikelilingi kebahagiaan

bahkan orang paling bahagia pun tidak setiap saat merasa bahagia. Di samping euforia atas apa pun yang telah dicapai, tentu ada masa-masa kelabu yang harus kamu hadapi. Kamu mesti mengingat bahwa menjadi sesekali lemah, sedih, dan hilang harapan adalah momen yang pasti ada dalam hidup setiap orang. Sekaligus mengingatkan bahwa sekuat apapun kamu, kamu berhak merasa begitu karena kamu manusia.

4. Jangan selalu menunggu kesempatan dibahagiakan karena bahagia bisa kamu ciptakan

Gemar menunggu kebahagiaan sama halnya dengan kamu menunda dirimu untuk bahagia. Faktanya, bahagia itu bisa kamu ciptakan sendiri tanpa perlu menunggu orang lain melakukannya. Kamu bisa mulai dari melakukan apa pun yang ingin kamu lakukan. Hal yang paling bisa membuat diri merasa senang dan terhibur.

Pada akhirnya, sadar bahwa kamu bisa bahagia dengan caramu sendiri bisa lebih banyak mendatangkan hal baik, lho.

5. Bahagia itu ketika kamu mulai berani menerima diri sendiri seutuhnya

Apalah artinya hidup ketika kamu selalu menolak atau bahkan terbiasa membenci diri sendiri. Akan sulit sekali untuk merasa bahagia ketika kamu belum berani menerima diri seutuhnya. Yang akan lebih banyak kamu rasakan adalah nelangsa dibanding bahagia. Pahamilah di balik kekurangan yang kamu miliki, kamu masih punya sejuta kelebihan yang mungkin belum disadari dan digali. 

Nah, kalau kamu ingin merasakan bahagia yang sesungguhnya, paling tidak kamu harus tau definisi bahagia dari yang paling sederhana. Menjadi bahagia itu tidak sulit kok, asalkan kamu mau berusaha untuk membuat hidup jadi lebih berkesan.

CARA AGAR MERASAKAN KEBAHAGIAAN

Banyak orang sering kali menafsirkan kebahagiaan sesungguhnya adalah sesuatu yang selalu identik dengan materi, misalnya saja seperti memiliki harta dan benda, mampu makan-makanan fancy, ataupun liburan ke luar negeri.

Padahal dalam kenyataannya, kebahagian itu adalah sesuatu yang lebih sederhana, kamu bisa merasakan kebahagiaan tanpa harus melalui hal-hal yang bersifat materi. Seperti misalnya, dengan melakukan beberapa hal di bawah ini, nih!

1. Istirahat dan tidur yang cukup

Simpel dan sederhana. Istirahat dan tidur yang cukup biasanya akan memberikan dampak dan pengaruh yang sangat positif bagi tubuhmu. Apalagi untuk orang dewasa yang dianjurkan untuk tidur selama tujuh hingga delapan jam dalam sehari, itu akan sangat membantu untuk meningkatkan kebahagiaan dan mood ketika sedang menjalani aktivitas di setiap harinya.

2. Selalu bersyukur

Selalu bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki adalah salah satu cara termudah agar kamu bisa terus merasa bahagia di dalam hidup. Ungkapkanlah rasa terima kasihmu kepada sang pencipta untuk segala nikmat yang sudah Dia berikan. Tidak perlu merasa iri dengan apa yang dimiliki oleh orang lain karena Tuhan tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh masing-masing umat-Nya.

3. Berhenti membandingkan diri dengan orang lain

Suka iri dengan teman yang punya hobi jalan-jalan ke luar negeri? Atau suka iri dengan hubungan romantis yang dimiliki oleh orang lain? Jika kamu terus saja merasa iri dan membandingkan dirimu dengan orang lain seperti ini, yakinlah bahwa kamu tidak akan pernah merasa bahagia.

Namun saat dirimu sudah bisa dan mampu untuk merasa cukup dengan segala kecukupan dan keterbatasan yang kamu miliki, maka sesungguhnya kamu adalah sosok yang paling bahagia dibandingkan dengan mereka semua.

4. Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang memiliki energi positif

Secara tidak langsung, lingkungan bisa menjadi salah satu hal yang dapat mempengaruhi bagaimana cara kita bersikap di setiap harinya. Maka dari itu, cobalah untuk berteman dan bergaul dengan orang-orang yang kamu rasa memiliki aura positif dan dapat membawa pengaruh yang baik bagi dirimu sendiri. Dengan begitu, yakin deh hidupmu akan jadi jauh lebih bahagia dan menyenangkan untuk dijalani.

5. Maafkan dan lupakan

Memaafkan kesalahan dan melupakan kesalahan orang lain memang bukanlah sesuatu yang mudah untuk dilakukan. Namun jika kamu berhasil mengatasinya, yakinlah bahwa langkahmu untuk maju ke depan akan jauh terasa lebih mudah dan ringan. Kamu juga akan jadi jauh lebih bahagia tanpa harus memiliki beban masa lalu yang masih mengganjal di hati.

 

PENYEBAB SESEORANG TIDAK BAHAGIA

 

1. Menganggap Hidup Ini Tidak Adil

Orang yang tidak bahagia cenderung menganggap hidup ini tidak adil!

Tentu saja, kita pasti pernah menganggap orang lain begitu jahat, curang, zalim dan sebagainya, dan saat itu kita merasa sebagai korban ketidakadilan dalam hidup.

Ironisnya, kita selalu merasa bahwa kemalangan, kegagalan dan segala hal buruk yang terjadi dalam hidup saat ini bukanlah kesalahan kita, melainkan kesalahan orang lain, takdir dan segala macam.

Padahal fakta yang diungkap oleh para ahli sudah membuktikan, bahwa apa yang terjadi pada kita hari ini disebabkan oleh apa yang kita lakukan kemarin.

Sulit untuk mengoreksi kesalahan sendiri, terkadang kita terlalu egois untuk menerima kekurangan diri sendiri. Dan yang semakin menambah ketidakbahagiaan lagi, hal itu justeru menutup ruang untuk mengubah diri sendiri menjadi lebih baik.

Dan pada akhirnya, kita tidak pernah bertambah bijak, kita tidak berkembang sedikit pun, hanya karena satu hal- menganggap diri tidak bersalah.

Untuk mengubah kebiasaan ini, kita perlu membuat jadwal rutin setiap 30 menit sebelum tidur.

Lalu menganalisa apa yang sudah kita perbuat hari ini, mengingat kesalahan-kesalahan yang kita lakukan hari ini, baik dalam pertemanan, keluarga, pekerjan dan lainnya. Lalu mengakuinya dan memaafkan diri sendiri dengan harapan esok bisa lebih baik.

2. Dendam dan Dengki Membuat Kita Tidak Bahagia

rang-orang yang memiliki penyakit hati, ketika melihat seorang temannya berhasil, dalam hatinya akan berkata “Harusnya saya!” Perasaan iri dan dengki menjadi penghalang kebahagiaan kita ditengah-tengah perayaan orang lain yang sedang berbahagia.

Lalu contoh sempurna dari dendam yang menyebabkan hidup tidak bahagia, katakanlah ada seorang anak brokenhome, orang tuanya bercerai karena ayahnya selingkuh. Dengan alasan itu akhirnya sang anak dendam kepada sang ayah yang menyakiti hati ibunya.

Sepanjang umurnya anak itu terus menyimpan dendam. Namun satu hal yang tidak disadari, ketika ia memilih untuk tidak memaafkan ayahnya, ia justeru semakin menyakiti hatinya sendiri sebab rasa dendam hanya semakin merusak hubungan mereka.

Dan lebih parah lagi, iri dan dengki membuat kita fokus pada orang lain sebagai musuh. Hal ini membuat kebahagiaan kita dibatasi oleh apa yang dialami orang lain, semisal jika orang lain menderita maka kita bahagia.

Cara mengatasi perasaan seperti ini, kita perlu menyadari bahwa semua orang mempunyai masa lalu yang tidak mungkin bisa diubah, dan tentunya semua orang pernah melakukan kesalahan.

Kita hanya perlu memisahkan kesalahan seseorang di masa lalu dengan kenyataan yang ada sekarang. Jangan menutup kemungkinan bahwa seseorang selamanya bersalah, sebab pasti ada waktu dimana ia akan berubah.

Ikhlaskan semua yang terjadi. Dengan berani memaafkan diri sendiri dan orang lain, hati kita akan menjadi lebih tenang dan bahagia.

3. Menjalani Kehidupan yang Biasa-biasa Saja

Semua orang pasti ingin hidup yang lebih baik dari sebelumnya. Semua orang ingin dapatkan sesuatu yang berharga, sesuatu yang luar biasa dan layak untuk dibanggakan.

Tapi sayangnya, tidak semua orang mau berusaha.

Kita menjalani kehidupan yang selalu biasa-biasa saja, karena kita tidak mengubah kebiasaan, juga tidak mengubah cara mencapai tujuan.

Ingat, kesamaan akan menarik kesamaan. Jika kita melakukan hal yang sama, maka kita juga akan mendapatkan hasil yang sama.

Jika kita inginkan kebahagiaan yang lebih besar, maka kita juga harus siap menanggung resiko yang lebih besar. Tapi hidup dengan jalan yang datar, tentunya tidak akan membawa dampak apa-apa.

Jangan terus bermain aman. Keluarlah dari zona nyaman dan lakukan suatu hal besar. Kebahagiaan bukanlah tentang menghindar dari segala kepahitan hidup.

Kebahagiaan sebenarnya juga bukan sekedar bebas dari rasa sakit, kecewa dan air mata. Jika kita tidak mengusahakan apa-apa yang berharga, maka wajar saja tidak ada air mata. Tapi sayangnya hidup dengan cari itu akan lebih sulit untuk bahagia.

Kebahagiaan yang paling memuaskan adalah saat kita berhasil melakukan pencapaian hebat

 

4. Mencoba Menjadi Orang Lain

Kenapa kita mencoba menjadi orang lain? Salah satunya mungkin karena kita terlalu sering membanding-bandingkan hidup kita dengan hidup orang lain.

Saat kita melihat orang lain hebat dalam suatu bidang, wajar saja merasa kagum tapi bukan berarti kita harus menjadi orang lain. Ada suatu perbedaan antara termotivasi dengan terbawa arus.

Motivasi itu datang jika kita sudah mengetahui kisah orang tersebut dari awal sampai akhir. Sementara terbawa arus itu artinya kita hanya melihat kesuksesan seseorang saja.

Melihat seseorang yang sudah berhasil dengan kondisi kita saat ini, tentunya membuat kita fokus pada apa yang tidak kita miliki, tapi kita lupa memikirkan apa yang tidak kita lakukan. Cobalah, lihat diri masing-masing. Kita sudah melakukan apa? Kita sudah berusaha sampai mana? Jika membandingkan diri kita yang sekarang dengan diri kita yang dulu, seperti apa perubahannya?

Kita semua tentu termotivasi dari orang lain tapi jangan pernah menjadi orang lain. Lihatlah cermin dan ketahui dirimu siapa.

5. Selalu Berpikir Negatif

Secara umum, baik pria maupun wanita, ketidakbahagiaan seringkali datang dari perasaan pesimis. Terlalu khawatir pada kekurangan, membuat kita fokus pada pikiran negatif.

Alih-alih mencari titik terang, kita dikhawatirkan oleh sesuatu yang buruk yang akan terjadi. Bahkan di kondisi yang sedang stabil, tidak ada masalah, tenang dan sebagainya, orang-orang yang negatif kesulitan untuk merasa bahagia.

Jadi ini adalah tentang bagaimana keterampilan kita dalam mengelola emosi.

Ironisnya, banyak orang pintar dalam ilmu pengetahuan lewat buku-buku dan sebagainya, tapi pengetahuan yang ia miliki tidak memengaruhi cara berpikirnya.

Jika kita dapat menyadari pikiran liar didalam diri masing-masing, maka kita akan bisa mengubahnya sesegera mungkin sebelum pikiran itu dibalut emosi dan membentuk sirkuit didalam pikiran.

Teorinya sederhana, kesamaan akan menarik kesamaan. Artinya, pikiran negatif akan menarik emosi negatif yang bisa menghalangi kebahagiaan kita.

6. Mengharapkan Kesempurnaan Disetiap Kondisi

Akan selalu ada cacat pada sesuatu yang kita kerjakan. Tak selalu yang kita miliki itu sempurna karena semua orang pasti pernah melakukan kesalahan.

Kita bukanlah selebritis yang selalu dituntut harus tampil sempurna untuk menghibur orang-orang. Dan akan selalu ada kondisi dimana kita merasa lelah, sedih dan takut.

Tapi semua itu bukanlah tanda bahwa kita lemah, justeru itu menandakan bahwa kita manusia sempurna. Malah jika kita tidak pernah merasakan sedih, perlu dipertanyakan kita ini manusia atau apa?

Berjuang untuk terlihat sempurna sepanjang waktu malah akan menimbulkan kepalsuan, drama dan ketidakbahagiaan.

Saat kamu bersedih dan hal itu benar-benar memang menyedihkan, lalu kamu butuh sandaran untuk mengeluh atau sekedar bercerita untuk pelepasan emosi, tentu tak ada salahnya. Hanya saja. carilah teman yang positif.

Hatimu bukanlah batu karang yang tak goyah dihempas lautan. Jadi rayakanlah kesedihan itu dengan menangis. Teteskan saja air mata itu. Setelahnya kamu akan merasa lega dan lebih kuat menghadapi dunia.

Jadilah jujur dan apa adanya, karena orang-orang yang sering menyembunyikan kelemahannya cenderung lebih sulit untuk bahagia.

 

 

7. Dikelilingi Orang-orang Toxic

Jika kamu sedang mengalami masalah, bukanlah pilihan yang tepat untuk bertemu dengan orang pesimis dan meminta pendapatnya. Sebab mereka tidak akan memberimu jalan keluar dan justru malah membuatmu jatuh semakin dalam.

Kehidupan kita, tentunya tidaklah terpisah dari pengaruh orang-orang sekitar. Dan kebahagiaan kita pun, tentunya tergantung oleh teman-teman yang kita pilih.

Jika kamu merasa sulit untuk bahagia, maka coba perhatikan lingkungan, pertemanan, keluarga atau pasanganmu. Sebab orang-orang terdekat kita memengaruhi kebiasaan sehari-hari.

Memengaruhi apa yang kita kerjakan dan juga memengaruhi sudut pandang kita terhadap kehidupan.

Untuk menghindari para penghalang kebahagiaan ini, maka tinggalkanlah dari lingkungan baru yang lebih positif. Semisal, jika lingkungan tempat kamu kerja dipenuhi orang-orang yang toxic, maka keluarlah dan cari pekerjaan baru.

Jangan khawatir. Saat kita meninggalkan yang buruk, maka kebaikan akan datang. Saat kita meninggalkan teman yang toxic, maka kita akan bertemu dengan teman yang positif.

 

8. Terjebak Memikirkan Masa Lalu dan Masa Depan

 

Adakah masa lalu yang buruk sehingga masih teringat jelas dipikiranmu saat ini?

Adakah impian di masa depan yang membuatmu begitu berambisi?

Jika iya, maka kita sama. Tentunya semua orang punya masa lalu yang buruk, jangan merasa kamu sendirian mengalami itu. Dan tentu saja semua orang ingin kehidupan yang lebih baik dalam hidup kedepannya, kamu sedang tidak sendirian memikirkan itu.

Masalahnya, jika kita terus menerus dan menghabiskan banyak waktu memikirkan masa lalu atau masa depan, maka bisa jadi kita melupakan apa yang ada saat ini.

Jangan bilang kamu tidak memiliki apa-apa, sebab saat ini kamu memiliki waktu! Ingat tidak ada yang lebih mahal daripada waktu.

Lakukan teknik mindfulness dan nikmati momen-momen yang ada kini. Kita bisa hidup bahagia tanpa terjebak dalam pikiran masa lalu dan masa depan.

 

Akhir kata, 

Jangan merasa bahwa dirimu yang terburuk di dunia ini. Semua orang memiliki sisi gelapnya masing-masing dan mulai sekarang saatnya kita melatih diri untuk mengubah gaya hidup yang negatif.

Kembangkan terus pengetahuan dan asah terus keterampilan yang kita miliki karena ini adalah proses seumur hidup. Pelan-pelan, tinggalkan hal-hal buruk, satu-persatu, akan datang yang lebih baik!

 

 

PENGARUH PERASAAN BAHAGIA BAGI TUBUH

Berikut adalah enam pengaruh rasa bahagia bagi kesehatan, seperti dilansir Boldsky.

1. Tertawa bisa menurunkan kadar hormon stres. Hanya dengan tertawa, Anda bisa melepas penat dalam tubuh. Sesederhana itu. Namun, bisakah Anda melakukannya?

2. Rasa bahagia dapat menyembuhkan sakit kepala. Tahukah Anda bahwa sakit kepala bisa disebabkan oleh stres? Dengan merasa bahagia, Anda dapat menyingkirkan rasa nyeri di kepala, yang bisa dipicu stres dan depresi.

3. Orang bahagia terhindar dari kram. Stres bisa menyebabkan berbagai masalah, termasuk kram otot. Hal ini mengakibatkan rasa sakit yang kronis di bagian punggung bawah, belakang leher, dan bagian tubuh lainnya.

4. Punya jantung sehat. Orang bahagia punya jantung yang lebih sehat dibandingkan mereka yang sering stres. Namun, itu tidak berarti bahwa semua orang bahagia akan terhindar dari risiko serangan jantung. Hanya saja, kesehatan emosional yang buruk dapat meningkatkan tekanan pada jantung Anda.

5. Mengurangi rasa lelah. Ketika Anda merasa bahagia, ada hormon yang terus memacu Anda untuk bersemangat. Tiada rasa lelah. Bahkan, Anda bisa merasakan dorongan energi baru yang terus muncul.

6. Orang bahagia hidup lebih lama. Saat Bahagia, Sistem Imun Tubuh Akan Lebih Aktif .Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa kebahagiaan adalah obat awet muda. Hal tersebut bahkan berhasil dibuktikan secara ilmiah lho. Para peneliti menemukan bahwa orang bahagia hidup lebih lama dan sehat.

7. Perasaan Bahagia Mengoptimalkan Kinerja Otak

Pernahkah kamu membandingkan saat bekerja dengan perasaan bahagia dan tertekan? Tentunya, rasanya berbeda. Ketika kita bekerja dengan bahagia, kita akan lebih mudah mendapatkan inspirasi dan ide. Sebaliknya, ketika kita berada di posisi tertekan, kita akan cenderung lebih sulit bekerja dan otak terasa sulit untuk berpikir. Hal ini terjadi akibat hormon bahagia dalam tubuh yang membantu memaksimalkan kerja otak untuk berpikir dan mencari ide. Sedangkan, ketika kita sedang merasa depresi, ketakutan, ataupun tertekan, hormon adrenalin akan diproduksi yang mana akan mencegah munculnya ide-ide.

 

Tertawa adalah hal sederhana yang membuat Anda merasa bahagia. Dengan tertawa pula, Anda bisa melepas penat yang menggelayut di dada. Selain tertawa, bersyukur adalah cara terbaik untuk berbahagia

Berikut ini adalah video motivasi dari merry riana...silahkan kalian simak



1.3 KONEKSI ANTAR MATERI (REFLEKSI DAN PEMAHAMAN KETERKAITAN MODUL 1.1, MODUL 1.2 DAN MODUL 1.3)

  Peran pendidik adalah menuntun murid dalam mengembangkan potensi terbaik untuk mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya bai...