HIKMAH PANDEMI COVID -19
(Kelas VIII)
Mendikbud mengatakan dengan adanya wabah Covid-19 ini kita bisa memetik hikmah bahwa untuk melakukan pembelajaran bisa terjadi di manapun. Seperti saat ini para guru bisa melakukan pembelajaran melalui daring/online dengan menggunakan tools/perangkat baru.
Hikmah bisa dipetik dari wabah ini, Mendikbud
melanjutkan yakni bisa membangunkan kesadaran bagi orang tua bahwa tugas
guru itu sangat sulit. Sehingga dengan kejadian ini akan menumbuhkan rasa
empati orang tua kepada guru. "Guru, siswa dan orang tua sekarang
menyadari bahwa pendidikan itu bukan suatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah
saja," katanya.
Di samping itu, melalui krisis Covid-19, Mendikbud juga
menyampaikan agar masyarakat dapat memetik hikmah tentang betapa pentingnya
kesehatan dan kebersihan serta pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam
masyarakat. “Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita
pada saat pandemi Covid-19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita
kembangkan. Bukan hanya di masa krisis ini, tetapi juga di saat krisis ini
telah berlalu,” terangnya.
Untuk itu, agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih
baik di masa depan, Mendikbud mengajak kepada seluruh pemangku kepentingan
pendidikan untuk selalu berinovasi di tengah pandemi Covid-19. “Belajar
memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita
melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan hati nurani dan
belajar dari Covid-19,” ajak Mendikbud Nadiem
Di balik masalah dan keluhan tersebut, ternyata juga terdapat berbagai
hikmah bagi pendidikan di Indonesia. Diantaranya, siswa maupun guru dapat
menguasai teknologi untuk menunjang pembelajaran secara online ini. Di era disrupsi teknologi yang semakin canggih ini, guru
maupun siswa dituntut agar memiliki kemampuan dalam bidang teknologi
pembelajaran. Penguasaan siswa maupun guru terhadap teknologi pembelajaran yang
sangat bervariasi, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka. Dengan adanya kebijakan Work From Home (WFH), maka mampu memaksa dan mempercepat mereka untuk menguasai
teknologi pembelajaran secara digital sebagai suatu kebutuhan bagi mereka.
Tuntutan kebutuhan tersebut, membuat mereka dapat mengetahui media online yang dapat menunjang sebagai pengganti pembelajaran di kelas
secara langsung, tanpa mengurangi kualitas materi pembelajaran dan target
pencapaian dalam pembelajaran.
Berbagai media pembelajaran jarak jauh pun dicoba dan digunakan. Sarana
yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran online antara
lain, e-learning, aplikasi zoom, google classroom, youtube, maupun media sosial whatsapp. Sarana-sarana tersebut dapat
digunakan secara maksimal, sebagai media dalam melangsungkan pembelajaran
seperti di kelas. Dengan menggunakan media online tersebut,
maka secara tidak langsung kemampuan menggunakan serta mengakses teknologi
semakin dikuasai oleh siswa maupun guru.
Penggunaan teknologi dalam menyelesaikan tugas pada siswa, juga dapat
menimbulkan kreativitas dikalangan siswa dalam mengembangkan pengetahuan yang
telah mereka miliki. Dengan metode pembelajaran yang bervariasi dari guru,
mereka dapat menciptakan suatu produk pembelajaran kreatif yang dapat
mengembangkan pemikiran melalui analisis mereka sendiri, tanpa keluar dari pokok
bahasan materi yang telah disampaikan oleh guru.
Adanya pandemi covid-19 juga memberikan hikmah yang lainnya.
Pembelajaran yang dilakukan di rumah, dapat membuat orang tua lebih mudah dalam
memonitoring atau mengawasi terhadap perkembangan belajar anak secara langsung.
Orang tua lebih mudah dalam membimbing dan mengawasi belajar anak dirumah. Hal
tersebut akan menimbulkan komunikasi yang lebih intensif dan akan menimbulkan
hubungan kedekatan yang lebih erat antara anak dan orang tua. Orang tua dapat
melakukan pembimbingan secara langsung kepada anak mengenai materi pembelajaran
yang belum dimengerti oleh anak. Dimana sebenarnya orang tua adalah institusi
pertama dalam pendidikan anak. Dalam kegiatan pembelajaran secara online yang
diberikan oleh guru, maka orang tua dapat memantau sejauh mana kompetensi dan
kemampuan anaknya. Kemudian ketidakjelasan dari materi yang diberikan oleh
guru, membuat komunikasi antara orang tua dengan anak semakin terjalin dengan
baik. Orang tua dapat membantu kesulitan materi yang dihadapi anak.
No comments:
Post a Comment